November Kelabu (Chapter 4: Senin itu...)
Senin, 18 November 2013 06.30 Barusan kak Ega memberitahuku bahwa mobil Robby sudah ada di depan. Padahal, baru saja aku mengirim pesan pada Robby untuk tidak mengantarku ke kantor. Tapi, mungkin Robby belum sempat membacanya. Aku buru-buru memakan blazer hitam yang menggantung dibalik pintu dan bersegera keluar kamar. Robby sudah menunggu di ruang tamu. Ia sedang berbincang dengan Ibuku. Mereka berdua tampak akrab sekali. Ya, Ibuku juga jatuh cinta pada Robby, barangkali. Setelah pamit, aku dan Robby keluar dan memasuki mobil. Kemudian, melaju. 5 menit hening. "Gimana kemarin urusan kantornya, Al?" Tanya Robby membuka obrolan seraya bergantian menengok ke arahku dan ke jalan. "Udah selesai?" Aku berusaha tenang agar tidak ketahuan. "Oh... iya, lancar." "Syukur, kalau begitu." "Hehe, iya." Kemudian, hening lagi beberapa saat. "Sayang.." Panggil Robby memecah hening lagi. "Kemarin aku udah kontak te...